Prinsip kerja pabrik pencampur karet adalah sebagai berikut:
Pabrik pencampur karet adalah peralatan utama yang digunakan untuk pengunyahan dan pencampuran karet dalam pengolahan karet. Fungsi intinya adalah untuk memotong, mengekstrusi, dan mencampur karet melalui gaya mekanis, sehingga karet dapat mencapai plastisitas yang diperlukan atau keadaan pencampuran yang seragam. Berikut penjelasan rinci dari aspek struktur dasar dan prinsip kerja:
I. Struktur Dasar
Pabrik pencampur karet (mengambil contoh pabrik pencampur karet terbuka, yang pada prinsipnya paling umum dan khas) terutama terdiri dari komponen inti berikut:
- Rol: Sepasang rol logam silinder paralel (biasanya terbuat dari baja, dengan permukaan halus atau pola khusus), yang merupakan bagian kerja inti dari pencampuran karet. Kedua roller dapat berputar ke arah yang sama (jarang terlihat) atau berlawanan arah (desain mainstream), dan kecepatan putarannya berbeda (ada rasio kecepatan, biasanya 1:1.2 ~ 1:1.5).
- Rangka: Rangka yang menopang roller, perangkat transmisi, dan komponen lainnya untuk menjamin stabilitas peralatan.
- Sistem transmisi: Terdiri dari motor, peredam, roda gigi, dll., menyediakan tenaga putar untuk roller dan mengontrol kecepatan putar dan rasio kecepatan.
- Alat pengatur: Digunakan untuk mengatur jarak antara dua roller (jarak gulungan) untuk mengontrol tekanan dan gaya geser pada karet.
- Sistem pemanas/pendingin: Bagian dalam roller pada beberapa pabrik pencampur karet dilengkapi dengan saluran, yang melaluinya uap, air panas atau air dingin dapat dimasukkan untuk menyesuaikan suhu roller (misalnya, pemanasan diperlukan untuk melunakkan karet selama pengunyahan, dan pendinginan mungkin diperlukan selama pencampuran untuk mencegah panas berlebih).
II. Prinsip Kerja
Inti dari pabrik pencampur karet adalah menggunakan gerakan relatif roller untuk menghasilkan gaya mekanis pada karet. Proses spesifiknya adalah sebagai berikut:
- Memberi makan dan menjepit
Letakkan bahan baku karet (seperti balok karet alam, partikel karet sintetis) di antara kedua roller. Karena putaran rol yang berlawanan dan adanya perbedaan kecepatan, karet akan tertarik ke dalam celah di antara rol melalui gesekan (yaitu "menggigit"). Semakin kecil jarak gulungan maka semakin besar gaya penjepitan pada karet. - Mencukur dan meregangkan
Karena kecepatan putar kedua roller berbeda (misalnya roller depan cepat dan roller belakang lambat), ketika karet melewati celah gulungan, bagian yang bersentuhan dengan roller cepat terdorong untuk berakselerasi, sedangkan bagian yang bersentuhan dengan roller lambat bergerak perlahan, sehingga terjadi deformasi geser yang kuat di dalam karet; pada saat yang sama, karet terjepit dan diregangkan oleh roller, sehingga terjadi deformasi tarik.
Efek geser dan regangan ini akan memutus belitan antara rantai molekul karet, menyebabkan rantai molekul putus atau terdispersi, sehingga mengurangi elastisitas karet (meningkatkan plastisitas, yaitu tujuan "pengunyahan"), atau membuat bahan peracik (seperti karbon hitam, belerang, akselerator, dll.) tersebar merata ke dalam karet (yaitu, tujuan "pencampuran"). - Pemurnian dan pencampuran
Dalam pengoperasian sebenarnya, karet akan membentuk "bungkus karet" (lapisan karet di sekitar permukaan roller) pada roller. Operator perlu merobek paket karet dari roller secara manual atau dengan alat mekanis, melipatnya, membaliknya dan kemudian memasukkannya ke dalam celah gulungan lagi (yaitu, "pemurnian").
Proses ini memungkinkan bagian-bagian karet yang berbeda untuk melewati celah gulungan berulang kali, memastikan bahwa semua area mengalami pemotongan dan ekstrusi yang seragam, dan akhirnya membuat kinerja karet secara keseluruhan konsisten (plastisitas seragam selama pengunyahan, dispersi bahan peracikan yang seragam selama pencampuran). - Peran tambahan kontrol suhu
Gaya mekanis akan menyebabkan panas gesekan di dalam karet, dan kenaikan suhu dapat menyebabkan penuaan karet (misalnya karet alam mudah terdegradasi jika terlalu panas). Oleh karena itu, suhu dikontrol oleh sistem pemanas/pendingin roller:- Selama pengunyahan, pemanasan yang tepat dapat melunakkan karet, mengurangi gaya antar rantai molekul, dan membantu efek geser;
- Selama pencampuran, pendinginan dapat mencegah karet mengalami vulkanisasi terlebih dahulu karena panas berlebih (seperti pendinginan diperlukan setelah penambahan belerang), dan pada saat yang sama mencegah bahan peracik terurai karena suhu tinggi.
AKU AKU AKU. Catatan Tambahan
Selain pabrik pencampur karet terbuka, ada juga pabrik pencampur karet tertutup (seperti mixer internal), yang prinsipnya serupa tetapi strukturnya lebih kompleks: karet diekstrusi dan dicukur oleh rotor (bagian yang berputar mirip dengan roller) dan dinding ruang pada ruang pencampur tertutup, yang memiliki efisiensi lebih tinggi dan polusi debu lebih sedikit, namun intinya masih mengandalkan efek geser dan pencampuran gaya mekanik.
Singkatnya, pabrik pencampur karet menghasilkan gaya geser, ekstrusi, dan regangan melalui pergerakan relatif roller (atau rotor), dikombinasikan dengan kontrol suhu dan teknologi pengoperasian, untuk mewujudkan pengunyahan atau pencampuran karet, meletakkan dasar untuk pembentukan produk karet selanjutnya (seperti ban, cincin penyegel).



